Macam-macam Bunga Kredit, Penting Diketahui Sebelum Ajukan KPR!

Kredit pemilikan rumah atau KPR jadi jalan pintas yang diambil oleh banyak orang yang ingin segera memiliki rumah sendiri namun belum mampu membelinya secara tunai. Namun tak sedikit orang memikirkan secara matang sebelum memilih opsi ini. Akibatnya, beberapa mengalami kredit macet karena merasa terbebani bunga yang tinggi.


Penting untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai hal-hal yang terkait KPR. Salah satunya soal skema bunga yang ditawarkan. Bank bisa menawarkan bunga KPR yang berbeda-beda perhitungannya. Minimal kita harus paham mengenai 3 bunga yang umum diterapkan dalam produk KPR berikut ini:

Bunga flat

Bunga flat bersifat tetap dari awal hingga akhir masa kredit. Jadi pinjaman pokok beserta bunga dihitung secara proporsional. . Jumlah pinjaman pokok dibagi jumlah bulan jangka kredit, dari perhitungan ini ditemukan jumlah pokok cicilan per bulan. Sementara dalam perhitungan bunga, persentase bunga dikali dengan jumlah pinjaman pokok. Jumlah pokok cicilan ditambah jumlah bunga, hasilnya adalah besar cicilan yang harus dipenuhi setiap bulan.

Bunga tetap seringkali ditemukan dalam program kredit kendaraan, kredit tanpa agunan, dan KPR. Keuntungan perhitungan bunga ini adalah nasabah diberi kepastian besar cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Namun ketika suku bunga turun, kredit dengan bunga tetap tidak akan mengalami penurunan bunga.

Bunga efektif

Pada kredit yang menerapkan bunga efektif, perhitungan bunga berdasar pada jumlah pinjaman pokok yang tersisa. Besarnya cicilan yang harus dicicil nasabah akan berbeda setiap bulannya. Karena besar bunga tidak dihitung berdasar total pinjaman, besar cicilan dari bulan ke bulannya akan semakin mengerucut.

Besar di awal tapi akan semakin berkurang hingga akhir masa kredit. Jika diaplikasikan dalam model kredit jangka panjang seperti KPR atau kredit usaha yang menggunakan jaminan, jenis bunga ini dianggap adil baik bagi pihak bank maupun nasabah.

Bunga anuitas

Dalam perhitungannya, bunga anuitas memodifikasi bunga efektif. Bunga ini mengacu pada sisa pinjaman pokok, bukan total pinjaman pokok. Hanya saja, besar total angsurannya akan tetap tidak seperti pada bunga efektif yang berbeda-beda. Namun komposisi angsuran pokok dan bunga akan berubah setiap bulan. Di lain sisi, bunga dari bulan ke bulannya akan semakin berkurang, sementara pokok angsuran akan semakin besar seiring masa kredit.

KPR dengan bunga anuitas menghasilan besar angsuran yang umumnya masih lebih rendah daripada yang menggunakan skema bunga flat. Namun tetap ada kekurangannya. Jika Anda melunasi kredit lebih awal, sisa pinjamannya lebih besar daripada bunga flat.

Masing-masing perhitungan bunga menawarkan kelebihan dan kekurangan. Pertimbangkan secara matang soal perhitungan bunga ini. Dengan demikian, Anda bisa memilih skema KPR dengan perhitungan bunga terbaik untuk membeli rumah idaman Anda.